Gembok, Gembok dan Gembok


GEMBOK

GEMBOK

Lama tidak menulis membuat jari2 ini sedikit gatal, hari ini saya coba 1 posting pemanasan mungkin. Beberapa saat lalu saya dan keluarga mengitari lokasi tempat gembok ini berada, tersirat dalam benak saya, dimana ya orang jualan gembok kayak gini.

Dijaman yang katanya orang sudah modern kayak saat ini memang diperlukan sedikit nilai-nilai budaya, untuk tetap dipertahankan sebagai warna lain dikehidupan ini.

Tak jarang dari sebuah gembok ini kita dapat mengambil pelajaran, seperti kesederhanaan dan hidup hemat. Untuk menerjemahkan lebih jauh mungkin kawan-kawan sekalian sudah lebih tahu. Disini saya cuman mencoba untuk kembali bercermin diri, apa yang telah terjadi kiranya dapat menjadi pelajaran yang sangat berarti.

Tak terasapula telah 2 minggu saya kembali secara normal berkecimpung dilingkungan keluarga dan sejawat saya di kantor. Waktu 2 minggu ini terasa sangat lama dan mahal sekali. Mengapa demikian, memang saat ini terjadi beberapa peristiwa yang membuat saya bingung dan heran. Namun sepertinya diam menjadi sahabat yang setia. Tq.

13 Tanggapan ke “Gembok, Gembok dan Gembok”


  1. 1 Hadisumarto Sugiharto 20 November 2008 pada 15:31

    Secara filosofi gembok mungkin menggambarkan “alat penahan” bagi diri kita untuk tidak bersikap, bertindak dan berbuat hal-hal diluar kewajaran. Dengan gembok kita bisa menahan diri akan sesuatu yang negatif. Tapi bukan sebagai pemasung untuk berbuat yang baik……
    Salam dari jogja…

  2. 2 s H a 21 November 2008 pada 00:40

    Gembok apa itu kang ? Gerbang istana yah ? Hehehe

  3. 3 luchee 24 November 2008 pada 13:52

    Semua yang dilihat di dunia…bisa di beri makna dan di beri arti..dari sandal butut hingga patung liberty..dari mengapa sesorang bisa datang dan bisa pergi…pergi jauh bahkan selamanya…..Semua mampu memberikan makna dan mampu menjadi pelajaran bagi hidup..
    Jika diam menjadi teman dekat…mungkin diam bisa menjadi emas..

    C U and Gutlak

  4. 4 kucingkeren 24 November 2008 pada 17:05

    diam itu gembok… eh diam itu emas.. :-)

  5. 5 chichi 27 November 2008 pada 10:07

    gembok nya lucu ya… hehehehhehehe

  6. 6 ahsinmuslim 28 November 2008 pada 09:38

    dalam diam itu tersimpan berjuta keutamaan.
    dalam diam itu ku coba tuk mencari jati diri
    dalam diam itu ku dapatkan kenikmatan yang begitu besar,
    kenikmatan bermunajat di hadapan-Nya

    dan dalam diam…….
    ku temukan mutiara terpendam.

    dan diamlah selama itu untuk kebaikan.
    karena terkadang diam itu bukan lagi emas

    semangat mas,
    semoga permasalahan itu segera hilang dari pandangan. Amin

  7. 7 sepedagaek 2 Desember 2008 pada 16:36

    Yang paling bagus adalah menggembok mulut dari kata-kata yang mubajir dan tidak berguna. Tulisan yang menarik

  8. 8 sjahrir 8 Desember 2008 pada 14:45

    Gembok mungkinkah bermakna kita tak mau diganggu ?
    Atau sebuah tanda Lingkungan kita tak aman ?
    Atau sebuah jaminan rasa .. mengusir gelisah ?
    Tapi memang itu bisa seni…
    Asal jangan penjajahan…
    Salam

  9. 9 Hanna 9 Desember 2008 pada 09:57

    Gembok kalo sama kunci artinya, pasangan yg klop bgt!

  10. 10 limpo50 12 Desember 2008 pada 22:59

    Lihat gambar GEMBOK, mengingatkan saya saat menggembok rumah sendiri dimalam buta… Gara-gara orang yang mengontrak sudah lewat 6 bulan tak mau keluar, setelah habis masa kontraknya. Diapun tak tahu dimana, tak bisa ditemukan. Akhirnya supaya ia bisa datang menemui, saya keliling dimalam buta… mencari dimana ada penjual GEMBOK BESAR, dan kupasanglah 8 gembok disemua pintu dan jendela. Malam yang… mengesankan.
    Tahukah anda ? rekening telepon yang kwitansinya diserahkan pada kami senilai 4 juta adalah kwitansi palsu…setelah di CEK ke TELKOM.
    Tagihan listrik tak dibayar 3 bulan…untung belum dicabut.
    Dan… seisi kamar dipenuhi kandang puyuh yang kotor…rupanya ia memelihara puyuh didalam rumah(kamar)…ASTAGA… dan… dan… semua colokan listrik terbongkar… Televisi Besar penuh bekas terbakar puntungan rokok…dan.. sumur diisi sampah…
    GEMBOK yang mengesankan… ini kejadian 30 tahun silam.
    Kini saya tobat untuk memberi kontrakan.

  11. 11 limpo50 12 Desember 2008 pada 23:01

    Ini namanya numpang POSTING. hehee maaf Bang Chandra.
    Salam

  12. 12 Chandra 14 Desember 2008 pada 20:20

    Dg. Limpo Yth, senang bisa tahu ceritanya, bisa menjadi pelajaran bagi kita semua.

    Sedikit info, gambar Gembok diatas di ambil di Lingkungan Kraton Jogja. Gembok yang mengesankan. makasih.

  13. 13 Gadis Cantik 20 Desember 2008 pada 10:07

    Banyak yang harus digembok. Yaitu nafsu2 yang menarik-narik kita ke arah angkara murka… BTW kalau gembok seperti ini mungkin masih ada di pasar klithikan Jogja.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s




Tweet

SEKAPUR SIRIH



me

Weblog ini menggunakan kata-kata dan bahasa campuran, semoga anda terbiasa dengan aksen saya, topik Weblog ini maunya sih "Sistem Informasi Manjemen Kesehatan" namun faktor "M" penyebab utama tulisan saya banyak yang aneh-aneh, ide awal Weblog ini sebenarnya karena saya konsen belajar di SIMKES UGM ditambah sedikit nekad dan keberanian menulis [sebenarnya kurang "PD" sih cuman mau diapa lea ... kita coba dulu .. berimba ??]

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui surel.

Bergabunglah dengan 110 pengikut lainnya.



copy-2-of-cimg3078.jpg

"di saat jauh dengan orang yang kau kasihi, kau mungkin tiada akan merasa kan berduka. sebab, apa yang paling kau kasihi darinya, amatlah mungkin nampak lebih indah dari kejauhan. sebagaimana sebuah gunung, nampak lebih agung dipandang dari tanah ngarai dan dataran" (by:kg)

Daftar Isi

KATEGORI

PERTINGGAL

Blog Stats

  • 59,574 hits

RSS KantorKu Lee ….

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS DETIK COM

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Chip Online

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

RSS Okezone

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Potret Pengobat Rindu

Susahnya di Atur

Hola

Topi ULTAH

Tatap Mata

More Photos

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 110 pengikut lainnya.