Kelurahan Siaga di Sulawesi Tengah

2008 Desember 20
by Chandra Saja

9 Tanggapan leave one →
  1. 2008 Desember 23

    Makin canggih aja blog punya candra ni…

  2. 2008 Desember 27

    Bagi tipsnya donk…
    Khususnya mengenai peran aktif kader dan masyarakat…
    Trim’s…

  3. 2008 Desember 28

    Mas gimana cara upload video kedalam blog wordpress….
    Bingung ne mas….
    He….

  4. 2008 Desember 28

    kalo saya mau nanya tips, bikin debu yg bertebangan itu…

    lam kenal mas, tq dah mampir ke blog ku

  5. 2008 Desember 30
    sudarianto permalink

    Apakah penyerahan bingkisan itu merupakan salah satu program desa siaga di Sulteng ? Kalau iya…..wah, bisa2 prilaku siaga kesehatan ke depan semakin menurun. Sudah diberikan pelayanan kesehatan gratis, diberikan bingkisan lagi. Jadi itulah yang selalu melekat di hati masyarakat nanti, mereka akan memeriksakan kesehatannya jika gratis dan ada bingkisan.
    Padahal selain tenaga, bahan dan sarana yang selalu siaga, yang terpenting adalah bagaimana merubah prilaku masyarakat menjadi selalu siaga terhadap kesehatannya, mereka selalu siaga memeriksakan kesehatannya bukan nanti setelah sakit.

  6. 2008 Desember 30

    he … soal bagi membagi bingkisan itu urusannya para pengelola desi atau lusi diwilayahnya masing-masing om.
    Memang betul yg anda bilang, bukan untuk membela video diatas tetapi kan tiap daerah punya trik masing-masing. Tidak selamanya suatu pemikiran maju itu sama, mungkin dengan cara lain orang bisa lebih berkembang. bagaimana daeng ?

  7. 2008 Desember 30

    wah betul juga…pembagian bingkisan itu jadi samar tujuan utamanya. Memancing masyarakat untuk lebih aktif dalam mengembangkan DESI, atau malah justru membuat suatu perilaku baru yang menggantungkan sesuatu bukan pada kebutuhannya dia sendiri. tapi menunggu pada hadiah yang akan datang. Mungkin bisa dianalogikan dengan acara bu Mentri kemarin bagi-bagi hadiah milyaran untuk daerah yang sudah 100% Desi.. itu stimulan, pancingan, hadiah, penghargaan ataukah justru jalan masuk ke suatu sikap baru tadi ya..
    Atau memang posisi masyarakat kita baru sampai tahap mengharap hadiah ya ?? dan trik untuk memberi hadiah itu memang salah satu yang paling efektif untuk lebih memasyarakatkan si Desi tadi..

    serba salah … hehe…kayak kalau orang sholat, masih itung-itung berapa pahala yang bakal diterima… :)

  8. 2008 Desember 31

    Keluarga siaganya ko’ cuma judul doang mas>\?

  9. 2009 Januari 3

    Mbak Rita, Maaf gak ada pengantar cerita atau apapun. cuman video sj.

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS