Data ….. Data …. dan Data


Beberapa saat yang lalu kebetulan saya ditugaskan untuk mengumpulkan data pelaksanaan Sistem Akuntasni Instansi (SAI) khususnya pengelolaan Sistem Akuntansi Keuangan, tiba saat seperti yang telah ditentukan oleh Surat Tugas saya beserta beberapa kawan-kawan diantaranya Pengelola Kepegawaian khususnya Pegawai Tidak Tetap (PTT) Bapak Robert, beserta Pengelola APBD Dinkes Provinsi menuju ke Banggai Kepulauan.

Sabtu 24 Nopember 2007 tepat pukul 13.00 kami menuju Banggai Kepulauan dengan menggunakan kendaraan roda 4 dengan kota tujuan awal Luwuk Kabupaten Banggai, perjalanan ke Luwuk membutukan waktu sekitar 15 Jam perjalanan, lumayan jauh sih tapi menurut kawan-kawan jarak tersebut sudah tidak masalah lagi, mungkin karena jam terbang perjalanan dinas mereka sudah sangat tinggi. Perjalanan tersebut akan melewati beberapa kabupaten tepatnya 4 Kabupaten (Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Poso, Kabupaten Tojo Una-una, Kabupaten Banggai sebelum nantinya menyebrang menggunakan Kapal Kayu ke Ibukota Kabupaten Banggai Kepulauan yaitu Salakan di Pulau Peling.

Persinggahan awal kami di ibukota Kabupaten Parigi Moutong tepatnya di Desa Kampal, dengan warung tujuan Coto Makassar, setelah beberapa saat mengitari Desa Kampal Pak Obet (sapaan Robert Ladasi) memberhentikan kendaraanya tepat disisi Rumah Sakit Parigi. Cotonya lumayan enak, komentar pak Mas’ud seputar Coto : “Obat asam urat ini, tinggal tunggu depe nyut-nyut beso”. Selesai menyantap Coto Makassar kami langsung melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banggai Kepulauan dengan terlebih dahulu melewati Kabupaten Poso. Saat ini suasana Poso mulai kondusif malah saat kami melintas di tengah kota Poso suasana malam kota Poso sedikit ramai mungkin karena pada hari itu Festival Danau Poso untuk pertama kali digelar pasca beberapa kejadian yang menimpa bumi “Sintuvu Maroso” tersebut.

PhotobucketPhotobucketPhotobucketPhotobucket

Setelah melewati kota Poso kami segera menuju Kabupaten Banggai Kepulauan dengan melewati Kabupaten Tojo Una-una, sekitar pukul 8 (delapan) malam kami memasuki wilayah Kabupaten termuda di Provinsi Sulawesi Sulawesi Tengah itu. Badan mulai terasa letih Pak obet so mau singgah di Padapu le. Menurut rencana di padapu akan digelar makan malam dengan menu utama Ikan Bakar. Saya agak lupa nama warung yang disinggahi namun yang masih sangat teringat Ikan Batu warna merah itu pesadap jo.

Setelah istrahat sekitar 1 jam, perjalanan kembali di lanjutkan kali ini pelupuk mata sudah tidak dapat tertahankan lagi hanya beberapa tempat saja yang sempat saya intip selanjutnya mimpi indah menyertai tidurku. Tersadar saat kami telah singgah di salah satu hotel di luwuk saat itu kira-kita pukul 4 (empat) subuh tepatnya hari minggu. Mas boby kembali langsung konfirmasi di resepsionis hotel itu namun apa daya kamar yang tersedia hanya tersisa 1 (satu) buah. Apa daya kami kembali mencari hotel lain di kota Luwuk dan akhirnya kendaraan kami parkir di Hotel Ramayana Beach Luwuk. Kembali mas Boby komfirmasi dan kali ini kamar yang dipesan dapat terpenuhi, saya langsung tapalaka di tampat tidur le, so mangantuk skali.

Bangun siang kami langsung mengitari Kota Luwuk “Kota Berair” setelah sekitar setengah jam mengitari Kota Luwuk kami langsung menuju ke Pelabuhan Kapal Feri untuk memastikan jadwal keberangkatan Kapal Feri yang melayani jalur Luwuk – Salakan PP, setiba di pelabuhan kami menemui salah seorang petugas Dinas Perhubungan yang saat itu sedang dinas. Namun, setelah Pak Mas’ud berbincang-bincang dengan petugas tersebut kapal Feri yang kami nantikan ternyata baru akan tiba sekitar pukul 9 malam dan kembali berlayar menuju salakan esok harinya. Karena jadwal kapal Feri agak melenceng dari rencana yang ada kami segera menuju ke Pelabuhan Rakyat untuk memesan tiket Kapal Kayu saja. Jalur Luwuk-Salakan memang sangat lancar bahkan setiap harinya jadwal keberangkatan Khususnya kapal kayu tersedia.

Photobucket

Alhamdulilah, Ledy Fortuna itu nama kapal yang sandar di pelabuhan Rakyat Luwuk, kawan-kawan langsung memesan 5 (lima) tiket dengan tujuan Salakan Kabupaten Banggai dengan jam pemberangkatan tepat pukul 21.00 Wita. Setelah tiket terpesan kami langsung menuju ke Kediaman Keluarga Pak Obet untuk santap siang setelah itu langsung kembali ke hotel tampat kami menginap untuk istrahat dan bersiap-siap.

Tepat pukul 20.00 Wita kami mengemas kembali beberapa bawaan kami seperti seperangkat peralatan kesehatan Ibu Anak dan beberapa berkas, selanjutnya langsung bertolak ke pelabuhan rakyat yang jaraknya sekitar 100 meter dari hotel.

Kapal Ledy Fortuna tepat pukul 21.00 langsung bertolak menuju salakan, jarak tempuh ke Salakan dari Luwuk sekitar 4,5 jam, nampak saat itu laut sangat teduh dan bersahabat namun suhu udara sedikit panas dan kurang bersahabat dengan saya.

Senin 26 Nopember 2007 tepat pukul 1.30 Wita si Ledy Fortuna bersandar di pelabuhan Salakan dengan suasana kota salakan agak gelap karena pemadaman listrik yang berlangsung sejak pukul 00.00 Wita s.d 18.00, saya segera mengemasi barang namun belum berniat meninggalkan kapal karena kawan-kawan masih beristrahat. Sekitar pukul 02.15 Wita Pak obet terjaga dan mengajak saya untuk berjalan-jalan di sekeliling pelabuhan sembari singgah di warung kopi dan mencicipi sepiring nasi kuning khas salakan, lumayan enak namun perasaan masih belum stabil karena semalaman saya tidak bisa beristarahat dengan baik.

Tepat pukul 03.30 Wita teman-teman telah terjaga dari istrahat masing-masing di atas Lady Fortuna, kami mencoba untuk turun ke darat dengan rencana mencari penginapan di Kota Salakan, setelah sekitar 15 menit berputar-putar di Kota Salakan dengan menggunakan Becak namun tak satupun penginapan yang dapat menampung kami karena seluruh penginapan yang ada ditengah Kota Salakan penuh terisi, pe soe jo mana mati lampu lagi. Sampai pukul 05.00 Wita kami terpaksa mencari penginapan lain yang berada disudut Kota Salakan Sipatuo nama penginapan tersebut. Setelah beristrahat pukul 09.00 kami telah bersiap-siap menuju Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan yang belum lama ini dipindahkan dari Kota Banggai ke Kota Salakan, situasi Kota Salakan waktu itu cerah. Kami menuju Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan menggunakan Becak yang merupakan alat transportasi utama.

Setiba di Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan kami (saya dan kawan saya) segera menemui pengelola Dana Dekonsentrasi khusus penerima Dana SKPA dari Satuan Kerja Induk 180049 Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah (03). Keadaan Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai Kepulauan saat ini pasca perpindahan yang telah disebutkan diatas mereka berkantor di Puskesmas Salakan dengan menempati Gudang Puskesmas. Setelah bertemu dan melakukan diskusi, review laporan dengan pengelola kegiatan dan Pengelola Sistem Akuntansi Instansi tingkat Unit Akuntansi Kuasa Pegguna Anggaran (UAKPA) kami beranjak kembali ke Penginapan.

Itulah sepotong cerita yang menggambarkan betapa sulitnya mengumpulkan data Sistem Akuntansi Instansi secara manual, seandainya seluruh Dinas Kesehatan Kab/Kota telah memiliki/memanfaatkan SIKNAS ONLINE maka hal seperti diatas tidak perlu lagi dilakukan, akankah hal ini terjadi ?

9 pemikiran pada “Data ….. Data …. dan Data

  1. Baru tau kl pernah ke Salakan, untung lg teduh lautannya. Kalau sekarang, pasti ceritanya tambah panjang. OK tanya dang, bagaimana mo daftar blog ke Google acc, supaya bisa diakses, lewat google, mohon bantuan. Rancangan blog saya so ada di drjamesditataba.wordpress.com, thank u.

  2. Oh ya kalau berkenan masukin blogku ke blok dinkes spy sy bisa mengupload tulisan sy ok, thanks

  3. Selamat menikamati keindahan alam pulau peling, jangan lupa singgah ke Patukuki spesial ke pak Arsit Lendey, itu “sa pe alamat” waktu bertugas di puskesmas patukuki
    bravo……

  4. Telat coment-nya. Itulah SAI. Ada SAKPA, ada SIMAK BMN. Data, data dan tentu saja data. Eh sekarang dah bulan Juli hlo. Waktunya Nyusun Laporan Keuangan Semester I TA 2010. Jgn lupa rekon dulu ke KPPN (Sakpa) dan KPKNL (Simak BMN) terus Kanwil DJPB, Kanwil/sekretariat wil kementrian, Eselon I dst. Jgn sampai lupa, kalau tidak dana bisa di-cut !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s