Berjuang Mengembangkan Rekam Medik Elektronik Puskesmas Ekonomis di Tengah Maraknya Pasar Software SIMPUS


Bagi sebagian kalangan yang terbiasa berkecimpung dengan pengembangan Tools, Aplikasi, Software atau apa saja sebutannya yang dipergunakan guna membuat rekam medis elektronik di Puskesmas, membuat aplikasi yang sifatnya gratisan khususnya Rekam Medik Puskesmas merupakan hal yang merugi.  Trend dagang Software/aplikasi saat ini sepertinya sangat menjamur. Berbagai vendor saat ini tumbuh subur di berbagai daerah.  Hal ini dipicu oleh mulai melek teknologinya banyak Dinas Kesehatan Kab/Kota/Provinsi di Indonesia.  Namun hasilnya dari sekian banyak instansi yang berusaha mengembangkan banyak diantaranya berakhir tanpa hasil yang baik, saat ini telah ada beberapa daerah yang berhasil mengembangkan namun jumlahnya sangat sedikit.  Dengan PAD yang sangat kecil rata-rata daerah dan kurangnya komitmen pimpinan, tentunya merupakan suatu tantangan bagi Dinas Kesehatan untuk mengembangkan suatu model Rekam Medik yang ekonomis dan efisien.

Saat ini kami (Sugeng Wiyana Dinkes Kab. Donggala, Oslan Daud Dinkes Kota Palu dan Chandra Dinkes Prov Sulteng), tengah berjuang untuk meyakinkan Stakeholder di Puskesmas Biromaru (Ex. Penelitian Pengembangan Rekam Medis Puskesmas Thesis Sugeng Wiyana). Untuk dapat melanjutkan penggunaan Epiinfo sebagai Tools rekam medis di Puskesmas mereka. Sebelum memilih Puskesmas Biromaru sebagai satu-satunya Pilot Project, kami coba untuk berdiskusi guna menimbang-nimbang berbagai faktor seperti Resisten, Kultur, Dukungan Organisasi, SDM di Puskesmas hingga Dana.

Hasil diskusi, kami memang mengambil suatu kesimpulan yang pesimis, karena salah satunya terkendala Dana, namun Sugeng Wiyana mencoba meyakinkan kami untuk mencoba di Puskesmas Biromaru dengan pertimbangan Keterbukaan Kepala Puskesmas untuk menerima perubahan khususnya Teknologi Informasi.

Minggu ke 4 bulan Desember 2008 kami nekad mengunjungi Puskesmas Biromaru dengan sebelumnya telah menyiapkan revisi Entri Data Rekam Medik Puskesmas Biromaru untuk Tahun 2009. Sekitar Pukul 09.00 kami berkumpul di Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah dan bersama-sama langsung menuju Puskesmas Biromaru yang jaraknya sekitar 12 Kilometer dari Pusat Kota Palu.

Setiba di Puskesmas Biromaru kami bertemu dengan Kepala Puskesmas Biromaru drg., pertemuan tersebut menambah keyakinan kami bahwa ada pintu yang terbuka untuk kami di Puskesmas ini. Karena kesibukan pelayanan kami dipersilahkan langsung menuju ke ruangan petugas SP2TP.

Sayang, sungguh disayang, saat kami akan melihat data rekam medik pasien puskesmas biromaru tahun 2008 terdapat data yang hilang untuk bulan nopember dan desember 2008.  Data yang hilang tersebut mungkin akibat beberapa kesalahan entri petugas yang ada, ataukah karena komputer yang dipergunakan merupakan peternakan virus. Data terakhir menurut catatan terdapat sebanyak 1880 record. Untuk record yang ada tidak akan kami bahas saat ini, sebagai gambaran berikut anda dapat melihat entri data hasil tesis Sugeng Wiyana.

Rekam Medis Awal Hasil Penelitian Sugeng Wiyana

Kejadian menarik, betapa tidak mindset beberapa pekerja disana menurut pandangan saya telah berubah. Hal ini ditandani dengan keinginan besar pekerja data dan farmasi untuk mencoba menggunakan data elektorik dalam pekerjaan sehari-harinya. Mungkin juga sikap terbuka Kepala Puskesmas yang mendorong staff yang lebih bersemangat bekerja, mungkin, ataukah hanya keinginan sekerjap untuk menikmati menggunakan komputer di Puskesmas.

Dengan melihat besarnya antusias mereka kami mencoba untuk memfasilitasi hal tersebut. Saat ini untuk data kunjungan pasien telah dirintis Model Entri Data baru dengan tetap menggunakan Epiinfo 3.4 sedangkan untuk kalkulasi stock barang di gudang obat dan kamar obat mencoba menggunakan aplikasi Persediaan BMN Departemen Keuangan RI. Maklum inisiatif kami berbekal pengalaman belajar di simkes saja, untuk dukungan dana dan dukungan organisasi sama sekali belum ada. Jadi, sampai saat ini masih mencoba berbagai kemungkinan mengembangan e-gov di Puskesmas dengan memanfaatkan aplikasi gratisan saja. Berikut sedikit gambaran Entri Data baru yang telah kami buat.

Gambaran SI Kunjungan Puskesmas Biromaru

Sedikit informasi saat ini di Sulawesi Tengah salah satu program Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah ialah menyediakan lebih banyak Puskesmas dengan Plat Nomor ISO. Sayangnya saat ini beberapa Puskesmas yang telah mendapatkan Plat Nomor ISO masih menggunakan rekam medik manual. Puskesmas Biromaru saat ini sedang mendapatkan pendampingan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala guna mendapatkan Plat Nomor ISO tersebut. Besar harapan kami Puskesmas Biromaru ini dapat menjadi Puskesmas ISO pertama di Sulawesi Tengah yang menggunakan Rekam Medik Elektronik.

Sekian dulu, cerita singkat saya.

19 pemikiran pada “Berjuang Mengembangkan Rekam Medik Elektronik Puskesmas Ekonomis di Tengah Maraknya Pasar Software SIMPUS

  1. Salut buat Candra cs, selamat berjuang, pantang mundur, merdeka…… (kaya’ acara 17 an aja), sekali botak tambah botak, he he he…..

  2. jadi pengen liat software Epiinfo 3.4 kayak gimana yach???atau aplikasinya dibuat sendiri pak sugeng???wah salut buat alumni2 simkes mudah2an pilot projectnya berhasil…..kebutuhan dananya besar ga???licensi softwarenya gimana???gpp klu di komersilkan???

  3. to ihm hamuako :
    Kalo mau coba Epi info bisa main2 kesini, sekarang kalo gak salah sudah ada versi 3.5.1. Untuk form yg ada disusun berdasarkan masukan dari Penguji Prof Sugeng dan hasil Rembuk bersama Kepala Puskesmas, Petugas SP2TP dan kami.  Untuk kebutuhan dana, tidak perlu dulu berfikir terlalu jauh kesana, yang penting anda punya niat tidak itu yang penting. Kalau tidak salah lisensinya Freeware bisa baca di situsnya, kalo mau komersilkan punya orang sebaiknya seizin dulu dari empunya, sekian.

  4. Sampaikan ucapan selamat buat utengwy, tidak percuma digelar Professir. Nanti saya undang ke Makassar

  5. kebetulan saya pegawai rm yang baru diangkat di daerah nagara Kalsel, kab Hulu sungai selatan. disana rekam medis belum bisa dikatakan sebagai rekam medis seutuhnya. ruangan rm nya saja belum ada. disini saya juga ingin mencari ilmu dengan anda.. terima kasih

  6. pak chandra, saya tertarik dengan program anda. apakah saya bisa mengadopsi ilmu anda untuk dikembangkan di puskesmas kami?

  7. Mas Andi, terima kasih udah mau main ke blog saya.
    Rasanya malu mau beri soalnya kami baru tahap belajar juga.
    Cuman sebagai referensi bisa di donlot di .. http://www.cdc.gov/epiinfo/

    Nyoba dulu Epi infonya mas, ntar klo udah terbiasa, baru hubungi saya lagi via blog ini nanti saya kirimkan format isian lb yg sudah kami modifikasi.

    smoga dapat membantu

  8. Perlu seorang yang berani u/ membuat terobosan baru agar komputerisasi tidak setengah hati …
    Silahkan download program gratis di web saya tersebut …
    semoga bermanfaat …

  9. salam
    saya juga mau menawarkan aplikasi rekam medis gratisan basis ms windows
    kunjungi saja http://dokter-online.org –> software
    silahkan langsung di download
    ada versi gratis dan berbayar tp ada baiknya dikembangkan untuk yg versi gratis biar lebih baik

  10. Ijin nimbrung Pak.
    Bagi yang mau software Rumah Sakit lengkap, mulai front office sampai back office, bisa beli paket murah dari kami.
    Laporan sangat lengkap ditunjang dgn modul Medical Record, Laboratorium untuk PAP Smear dan Patologi.
    Multi User.
    Mulai harga ± RP 1,5 juta.
    Bila ingin modifikasi biaya tergantung tingkat kesulitan.

    Kontak HP: 088 193 753 16

  11. mas Candra, sy user di puskesmas, tapi latar belakang sy bkn di bid. kesehatan. sy mau coba epi infonya, tolong dibantu ya mas…………. oya bis kirimkan format isian lb yg sudah mas modifikasi ? ke email sy boleh thu mas………cokies_09@ymail.com
    sebelumnya terima kasih banyak mas, semoga mas sukses untuk terus mengembangkan rekam medis puskesmas ekonomisnya…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s