Pagi ini di Jogja …


Weit …… pagi-pagi sempat lesehan juga di depan Wahana, ayu traktir kami kuliner lontong sayur. Saya datang paling akhir dan langsung memesan lontong sayur plus teh tawar. Dilesehan telah duduk ngobrol lama pak Sekertaris, Pak Boss UPT kami, Pak Jimmy, Devi dan Ayu. Kebetulan pak Sek dan Boss kami jojing di seputaran ugm jadi sekalian gabung. Percakapan pagi ini rame juga, diisi dengan cerita peradaban hingga pak jimmy sempat cerita tokoh ceng ho. Acara foto-foto tak terlupakan hee …

Setelah sarapan selesai, kami bergegas mandi dan mempersiapkan diri masing guna mengikuti seminar mini di FK-UGM. Selanjutnya, Pagi ini materi dimulai dengan materi dari pak Rahyo. Beliau menyajikan materi seputar mengapa rencana induk pengembangan Sistem Informasi dibutuhkan. Acara sebelumnya dimulai oleh sepatah kata dari pak Anis sebagai pengantar dan memperkenalkan pak Rahyo kepada teman2. Beliau mengantar materi dengan bercerita bagaimana membuat rumah yang baik sesuai keinginan kita. Membuat rumah tidak hanya bermodal uang saja, akan tetapi membutuhkan sebuah rancang bangun yang disesuaikan dengan Kebutuhan pengguna. Begitupun dengan pengembangan rencana induk, sangat rumit hingga banyak organisasi tidak membuatnya. Itu yang membuat saya pribadi menjadi tertantang.

Menurut beliau, ada tiga hal yang sangat berpengaruh dalam Sistem informasi diantaranya Proses Bisnis, Teknologi Informasi serta People. Saat ini banyak kegagalan pengembangan sistem informasi dikarenakan hanya bertumpu pada penyediaan TI saja. Akan tetapi, menurut beliau’ hal tersebut sangat tidak efisien mengingat banyak terjadi kegagalan pengembangan sistem informasi yang hanya berbasis pada teknologi informasi saja tanpa melihat bagaimana proses bisnis dalam satu organisasi dan sumber daya manusia yang akan menggunakannya.

Proses bisnis dapat dimulai dengan melakukan assessment, menetapkan visi, menggambarkan rencana pengembangan hingga pada penyusunan rencana aksi. Dengan menata secara hati-hati, menurut beliau akan membantu saat satu oranisasi akan menerapkan sistem informasi dilingkungannya. Jujur sebelumnya saya pernah berfikir bahwa Master Plan itu sama dengan Blue Print. Namun dari penjelasan beliau Master Plan ini merupakan general dokumennya yang nantinya akan diturunkan menjadi blue print. “Master Plan bersifat general akan dituangkan lebih operasional dalam blue print” jelas Pak Rahyo.

Keuntungan dari perencanaan sumber daya sistem informasi diataranya Sistem informasi yang baik akan memaksimalkan sumber daya yang ada, dapat menumbuhkan komunikasi yang baik dengan top manajemen, dapat juga membatu pengembang untuk menerjemahkan keinginan organisasi terhadap model system yang akan dibangun, menciptakan suatu usulan yang baik guna pengambilan keputusan.

Sepertinya (maaf menurut pengamatan pribadi saya) pemaparan dari pak Rahyo membuat atau mengarahkan pola pikir positif para stakeholder di instansi kami untuk lebih “ngeh” dengan pengembangan draft rencana induk kami. Disela-sela pemaparan beliau teman sempat berbisik ke saya, beliau juga menangkap bahwa dengan materi yang disajikan ini sepertinya boss kami sangat senang dengan pencerahan dari pak Rahyo. Saya pada kesempatan yang sangat baik ini pak Kadis tidak hadir dalam pertemuan ini karena urusan kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan.Acara ini menjadi spesial karena dihardiri oleh Ibu Hasnawati dari Pusat Data dan Informasi Departemen Kesehatan RI. Salut, acara kami dikawal langsung oleh beliau sejak kunjungan di Dinas Kesehatan Kabupaten Ngawi, Puskesmas Ngawi hingga saat ini di lingkungan kampus UGM

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s